PERINGATAN SEBELUM MEMBACA LEBIH LANJUT

Penting untuk anda memahami claim-claim penyembuhan

“Jika anda sampai pada halaman ini, saya berterima kasih karena anda telah bertanggung jawab pada diri anda. Sungguh tindakan yang tepat ketika melakukan “due dilligence” cek dan ricek sebelum mengambil keputusan.”

Setiap orang berhak untuk berbahagia. Mengambil dari buku The End of Alchemy karya Mevyn King, pada dasarnya sejak jaman peradaban dulu sampai sekarang, manusia hanya mendambakan 2 hal, yakni umur yang panjang dan Kekayaan. 

Persoalan Mental dalam bidang pemberdayaan manusia pun tidak jauh dari memberdayakan seseorang sehingga jadi sehat atau lebih produktif.

Lalu… apa hubungannya dengan terapi? Jika anda sampai pada halaman ini, kemungkinan besar anda atau orang yang anda sayangi mengalami suatu masalah dan kalau merujuk pada apa yang kami tawarkan sebagai jasa, maka masalah tersebut akan erat kaitannya dengan masalah psikologis, baik hanya psikologis saja maupun yang berdampak pada masalah fisik (baca juga : Hubungan masalah Psikologi dan Penyakit fisik).

Tentunya anda datang untuk suatu solusi atas permasalahan dan sebagai seorang profesional atas masalah yang berkaitan dengan hal tersebut, sudah barang tentu anda mengharapkan HASIL atas suatu perlakuan (treatment).

DILEMA MEMPOSTING TESTIMONI KEBERHASILAN 

Jika saya ditanya, apakah saya bisa menyembuhkan seseorang? SAYA AKAN MENJAWAB TIDAK… Mengapa? Karena kenyataannya tidak ada seseorang yang bisa menyembuhkan orang lain. Kesembuhan itu terjadi karena suatu situasi dan kondisi yang membuat seseorang “sembuh”. Dengan kata lain : Andalah yang menyembuhkan diri anda sendiri!

Dilemanya ada pada Kesembuhan itu datangnya dari anda sendiri, anda tidak bisa menggantungkan kesembuhan pada kami. Oleh karena itu… Anda perlu lebih proaktif untuk membantu diri anda sendiri. Namun jika tidak pernah ditampilkan Buktinya maka yang kami sampaikan hanya dianggap omong kosong. ngaku-ngaku bisa bantu orang… apa buktinya…?

Pelaku dunia penyembuhan baik medis maupun non medis tidak benar-benar menyembuhkan, akan tetapi, mereka hanya sebagai Fasilitator yang memberikan ruang kesembuhan. Kesembuhan tersebut bergantung pada klien/pasien itu sendiri, sebagaimana mereka mau kooperatif untuk menjadi LEBIH BAIK.

SAYA MAU ANDA MENGERTI SECARA JUJUR DAN TRANSPARAN

ANDA TIDAK BISA SEMBUH kalau tidak ada keinginan untuk sembuh dari dalam diri anda! Anda bisa berobat kemanapun, kalau anda tidak pernah minum obat, melakukan saran seperti menghindari sesuatu, atau harus melakukan sesuatu. Maka dengan demikian andalah yang harus LEBIH Proaktif jika hendak ada perubahan lebih baik. Apalagi ketika anda melakukan pemulihan dengan hal yang kaitannya dengan Psikologis

Saya TIDAK MEMBANTU KLIEN DENGAN OBAT-OBATAN

 

Saya bukan dokter, saya tidak bisa/berhak meresepkan sesuatu berkaitan dengan obat. Saya membantu pemulihan klien tanpa obat-obatan. Istilah dari pengobatan seperti ini dikenal dengan Naturapati (menyembuhkan dengan cara-cara yang alami). Walaupun demikian saya mungkin akan merujuk anda kepada dokter yang berhak untuk memberikan obat ketika persoalan yang anda alami memerlukan bantuan obat atau treatment kombinasi dengan kedokteran. Tujuan adalah memberikan dampak maksimal dalam pemberdayaan klien itu sendiri

Lalu akhirnya Untuk aLalu akhirnya Untuk apa postingan tentang keberhasilan ditunjukan?

Sungguh suatu hal yang wajar kalau anda sebagai calon/klien menginginkan hasil, kalau tidak ada hasilnya untuk apa juga anda datang kepada saya. Apalagi ketika seseorang sedang memarketingkan sesuatu muncul istilah “Kecap Nomor 1” dan namanya orang lagi jualan umumnya untuk sesuatu yang bagus-bagus dipamerkan, dan yang tidak berhasil disembunyikan…

NYATANYA… setiap kasus dalam penanganan psikoterapi adalah unik walau punya pola, akan tetapi penangannya pasti berbeda! Maka penanganan psikoterapi adalah “tailor made”/kustomisasi satu orang satu treatment karena tiap orang adalah makhluk individual dimana permasalahan seseorang pasti dari persoalan multidimensi yang pasti berbeda dengan orang lainnya. Maka testimoni menjadi relatif relevan dan tidak relevan… dan saya mau memberikan pemahaman apa adanya dulu kepada anda.

Lalu mengapa tetap dipublikasikan ?

  • Publikasi berkaitan dengan TRUST, kami menunjukan kalau seorang klien Proaktif atas treatment yang dilakukan maka perbaikan bisa terjadi pada mereka. ANDA TIDAK MAU MEMBELI SESUATU YANG TIDAK ADA HASILNYA BUKAN?
  • Kami memberikan treatment yang berbasis sains, hal yang dilakukan pada klien akan diberitahukan kepada klien. Klien berhak melakukan/tidak melakukan, mempertanyakan treatment yang dilakukan dan kami juga anti “ilmu-ilmu halu” yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara sains.
  • Secara transparan klien boleh meminta sesi terapi yang dilakukan untuk direkam, dan Klien terlindung dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dimana berhak untuk menuntut ganti rugi jika yang kami lakukan merugikan seorang klien
  • privacy, tentu tidak akan ada yang mau permasalahannya dijadikan postingan, kami terlebih dahulu meminta ijin klien kami (KAMI TIDAK AKAN POSTING TANPA IJIN) untuk persoalan publikasi/studi kasus, semua nama klien dirahasiakan dan disamarkan.

LIHAT TESTIMONI

Kumpulan Testimoni, cerita, Studi Kasus yang telah kami lakukan

Baca Blog

Saya menulis hal-hal yang saya temukan baik dalam keilmuan maupun cerita menarik dan semua bisa anda akses disini